Kisah Giannis Antetokounmpo, pedagang asongan yang jadi calon ‘pemain basket terbaik dunia’ (PART II)

Kisah Giannis Antetokounmpo, pedagang asongan yang jadi calon ‘pemain basket terbaik dunia’ (PART II) – Beberapa pakar itu kini tergila-gila pada “Si Gila dari Yunani” dan bicara tentang wingspan Antetokounmpo.

Wingspan adalah istilah aeronautika yang menjelaskan lebar sayap pesawat, diukur dari ujung ke ujung. Istilah tersebut digunakan dalam basket untuk menggambarkan panjang lengan seorang pemain.

Tim-tim NBA sangat menghargai lengan panjang — pemain berlengan panjang akan lebih gampang meraih rebound, menghadang tembakan, mencuri operan, dan melempar di atas pertahanan.

“Si Gila dari Yunani” memiliki ‘lebar sayap’ alias wingspan sepanjang 2,21m. Dia termasuk pemilik 20 wingspan terpanjang di antara hampir 500 pemain NBA di musim 2018-2019.

Antetokounmpo hanya menerima tawaran kontrak Bucks setelah mendapat jaminan bahwa keluarganya akan bisa menyusulnya ke AS.

Baca Juga : Kisah Giannis Antetokounmpo, pedagang asongan yang jadi calon ‘pemain basket terbaik dunia’ (PART I)

Perjalanannya ke Amerika adalah pengalaman pertamanya ke luar negeri.

“Thanasis dan saya menangis ketika nama saya diumumkan (di Draft), Kami tahu hidup kami telah berubah pada saat itu.

Mulai sekarang, masa depan keluarga kami akan lebih cerah,” kenangnya.

Mendongkrak kesuksesan tim

Kesuksesan Antetokounmpo lebih mengagumkan lagi karena Bucks bukanlah tim papan atas di NBA.

Amerika masih berperang dengan Vietnam ketika tim tersebut meraih satu-satunya piala turnamen mereka, pada 1971. Mereka belum pernah sampai ke babak final sejak itu.

Berbasis di negara bagian Wisconsin, Milwaukee Bucks adalah salah satu dari apa yang disebut komentator olahraga Amerika “tim tidak laku” — tim yang diperkirakan kesulitan mengisi barisan kursi penonton di arena mereka.

Di Milwaukee, memang begitulah adanya, sampai kedatangan Antetokounmpo.

Bucks kini hampir selalu mengisi penuh arena mereka, Fiserv Forum, yang berkapasitas lebih dari 17.000 kursi.

Dan penyebabnya sederhana: para penonton ingin melihat “Si Gila dari Yunani”.

Baca Juga : Latar Belakang Kehidupan Lady GaGa Wanita asal New York

Ia adalah simbol perubahan nasib individu dan kolektif. Bucks sejauh ini adalah tim NBA terbaik di musim ini, memenangkan hampir 75% pertandingan mereka.

Antetokounmpo adalah pencetak skor terbanyak, juga memimpin dalam assist dan rebound per pertandingan, di Bucks.

‘Dunk’ yang terkenal

“Sebelum ada Giannis, hanya ada beberapa orang di bangku penonton. Kami bisa mendengar keluarga kami bicara. Mama bisa memberi Anda saran, paham kan maksud saya?” kata pemain Bucks, John Henson.

Klip rekaman pertandingan yang diputar di seluruh dunia menunjukkan betapa sang pria Yunani membuat lawan-lawannya tampak kecil.