Khong A Djong Pendekar Besar Asli Semarang (PART VII)

Khong A Djong Pendekar Besar Asli Semarang (PART VII) – Ketika di temui KAD,tamu tersebut memberi salam dan berbicara dalam bahasa yang sangat unik yg tak pernah di dengar putra bungsu beliau tersebut,peristiwa itu di saksikan langsung oleh Khong Fan Sen.

ternyata bahasa itu adalah semacam kode bahasa rahasia yang hanya bisa di mengerti oleh murid perguruan Shaolin saja.

Di usia senja nya KAD juga pernah membaktikan diri untuk kemajuan olah raga Indonesia,terutama di cabang wushu.

Baca Juga : Khong A Djong Pendekar Besar Asli Semarang (PART VI)

Tahun1992 s/d 1993, bersama dengan Tan King Bie(murid kawan lama nya, Djie Siauw Fu) pernah terlibat dalam kepengurusan PDWI (membawahi cabang wushu) tingkat Jateng ,serta turut berperan dalam persiapan kontingen wushu Indonesia di ajamg Sea Games XVII di Singapura’juni 1993.

KAD-Sang pendekar terakhir dari Semarang dan guru besar Nggo Mbie Pei di Indonesia  berpulang kepada sang Ilahi, pada tanggal 26 september 2008, di usia 108 tahun.

Begitu banyak warisan ilmu baik beladiri maupun pengobatan yang beliau turun kan kepada anak”nya dan juga kepada para murid nya.

Walau telah tiada KAD tetap di kenang sebagai master kungfu tertua yang pernah meramaikan jagad dunia beladiri di kota Semarang di masa nya.

Baca Juga : Jack Ma Alibaba Jutawan Yang Bangun Dari Keluarga Miskin (PART II)

Semoga bermanfaat buat kita semua nya.

*Untuk mengenang 12 tahun berpulang nya Suhu Khong A Djong (26 September 2008

-[Bram Luska]- (Cucu dari Ang Hok Bie, salah satu murid dan kerabat Suhu Khong A Djong)

Semarang, 26 September’ 2020