Kenalin Anjing Chow Chow, Anjing Yang Berasal Dari Daratan Cina (PART I)

Kenalin Anjing Chow Chow, Anjing Yang Berasal Dari Daratan Cina (PART I) – Anjing asal daratan Cina yang mendapat julukan Anjing Singa karena bentuknya yang mirip dengan hewan Singa jantan.

Diperkirakan anjing ini sudah ada sejak tahun 150 sebelum Masehi, digunakan sebagai anjing penjaga istana dan teman berburu.

Selain bulunya, anjing ini memiliki ciri-ciri unik yaitu lidahnya yang hitam/biru tua.

Penduduk Cina percaya kalau anjing yang memiliki lidah dengan warna seperti ini memiliki sifat yang sangat setia dan loyal pada majikannya sehingga anjing ini menjadi pilihan favorit bagi negeri itu.

Baca Juga : Kisah Giannis Antetokounmpo, pedagang asongan yang jadi calon ‘pemain basket terbaik dunia’ (PART III)

Anjing ini juga dikenal sebagai anjing aduan dan dimanfaatkan daging serta bulunya oleh penduduk Cina.

Jangka waktu hidup anjing ini rata-rata mencapai umur 8 tahun, tetapi jika diberi makanan dan pemeliharaan yang baik bisa mencapai umur 10 tahunan.

Chow Chow lebih menyukai tempat yang dingin dan mudah sekali untuk kepanasan dan terserang overheat jika diajak latihan ditempat yang panas.

Chow Chow dikategorikan dalam Group V oleh FCI (Federation Cynologique Internationale) dan oleh AKC (American Kennel Club) dikategorikan sebagai Non-Sporting Dog.

Secara garis besar, Chow Chow memiliki 2 tipe yaitu tipe Amerika dan tipe Eropa.

Baca Juga : James Harden Lampaui Batas Kesulitannya Untuk Menjadi Bintang Di NBA (PART I)

Tipe Amerika memiliki moncong yang lebih panjang dan lebih tahan udara panas karena bentuk moncongnya yang lebih panjang.

Sedangkan tipe Eropa memiliki moncong yang lebih pendek / pesek dan tebal. Tipe Eropa memiliki kulit wajah yang lebih berkerut.

Bulu Chow Chow harus mendapat perhatian khusus terutama pada bagian dibawah dagu dan leher karena bagian ini sering terkena air pada saat minum.

Jika tidak langsung dikeringkan akan menimbulkan penyakit kulit / serangan jamur pada bagian ini.