Jackie Chan, Sukses Legenda Aktor Laga Hong Kong (PART III)

Jackie Chan, Sukses Legenda Aktor Laga Hong Kong (PART III) – Saat bekerja sebagai buruh konstruksi itulah, Jackie yang masih bernama Chan Kong-sang mendapat julukan “Little Jack”, yang didapatnya semata-mata lantaran rekan pekerja lainnya sulit mengucapkan nama Kong-sang.

Masa Ketenaran Belum genap setahun di Australia, Jackie mendapat surat dari Hong Kong yang dikirim oleh Willie Chan dan meminta Jackie bergabung dalam sebuah produksi film yang disutradarai Lo Wei, “New Fist of Fury”.

Willie ini kemudian akan menjadi teman sekaligus manajer yang akan membawa Jackie menuju kesuksesan.

Baca Juga : Jackie Chan, Sukses Legenda Aktor Laga Hong Kong (PART II)

Di masa-masa awal kembali ke dunia perfilman, Jackie tidak langsung sukses. Beberapa filmnya kembali gagal di pasaran.

Barulah saat Jackie mulai berkontribusi dalam memberi masukan dan ide dengan menambahkan unsur komedi dan humor dalam film laga, tangga menuju kesuksesan mulai terlihat.

Pada 1978, film laga berjudul “Snake in the Eagle’s Shadow” yang dibumbui komedi berhasil memberi penyegaran pada penonton dan meraih kesuksesan.

Setelahnya, Jackie bermain dalam laga komedi “Drunken Master” dan mencoba menyutradarai filmnya sendiri yang berjudul “Fearless Hyena”.

Tahun-tahun setelahnya, film-film yang dibintangi Jackie Chan dapat dipastikan selalu sukses. Mulai dari “Project A” hingga “Police Story”.

Baca Juga : Kevin Durant, Bintang Basket yang Tajir Melintir

Walaupun telah meraih sukses di China, Jackie belum berhasil menembus industri film Barat.

Dia sempat membintangi sejumlah film produksi Hollywood, seperti “The Tuxedo”, “The Medallion” dan “Around the World in 80 Days”.