Jackie Chan, Sukses Legenda Aktor Laga Hong Kong (PART II)

Jackie Chan, Sukses Legenda Aktor Laga Hong Kong (PART II) – Di sekolah drama itu, Jackie belajar bela diri, akrobat, akting bahkan bernyanyi.

Karena pada masa itu gedung opera dan pertunjukan sedang tren.

Jackie pun mengawali karirnya di seni pertunjukan bersama teman-teman sekolahnya. Sayangnya, saat Jackie lulus sepuluh tahun kemudian, pertunjukan opera tak lagi populer.

Sehingga Jackie dan rekan-rekannya harus mencari pekerjaan lain.

Baca Juga : Jackie Chan, Sukses Legenda Aktor Laga Hong Kong (PART I)

Tak memiliki kemampuan akademik seperti membaca maupun menulis, karena memang tidak diajarkan di sekolah drama.

Jackie berjuang agar bisa menjadi stuntman. Saat itu tengah booming produksi film kung-fu.

Jackie pun berkenalan dengan sejumlah produser dan sutradara yang kemudian memintanya bekerja sebagai pemeran pengganti untuk adegan laga.

Pada tahun 1972, Jackie bermain dalam film laga “Fist of Fury” bersama sang legenda, Bruce Lee. Setelah film itu, nama Jackie pun mulai dikenal di kalangan industri film China.

Setahun kemudian, dunia perfilman dikejutkan dengan kabar meninggalnya Bruce Lee. Sepeninggalan Lee, Jackie pun digadang-gadang sebagai aktor yang akan menyamai sang legenda.

Baca Juga : Pernah Dikudeta, Ini Jatuh Bangun Kehidupan Steve Jobs yang Inspiratif (PART III)

Namun harapan itu tak sepenuhnya tercapai. Meskipun Jackie masih beberapa kali bermain dalam film, kebanyakan gagal di pasaran. Industri film China pun memasuki masa redup.

Jackie yang saat itu berusia 20 tahun memutuskan untuk menyusul orangtuanya di Australia. Di sana Jackie sempat menempuh pendidikan sambil bekerja di tempat konstruksi.