Ini Penyebab Harimau Sumatera Serang Manusia (PART I)

Ini Penyebab Harimau Sumatera Serang Manusia (PART I) – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu.

Donal Hutasoit mengatakan, salah satu penyebab harimau Sumatera menyerang manusia atau masyarakat karena sumber makanannya berkurang dan ruang geraknya terbatas akibat hutan yang menjadi tempat mereka menetap dibuka dijadikan ladang perkebunan.

“Ada beberapa faktor harimau Sumatera muncul di perkampung warga dan menyerang masyarakat, salah satunya karena sumber makananya berkurang dan ruang geraknya terbatas akibat hutan yang menjadi habitat dibuka menjadi kebun kpoi dan tanaman keras lainnya,” kata Donal Hutasoit, di Bengkulu, Jumat (13/12/2019).

Ia mengatakan, kegiatan perburuan babi hutan yang dilakukan masyarakat di beberapa daerah, termasuk di Bengkulu, juga merupakan salah satu faktor penyebab harimau Sumatera menyerang masyarakat.

Baca Juga : Sydney “Echosmith”: Jadi Band Keluarga Itu Asyik!

Hal ini terjadi karena populasi babi hutan yang menjadi sumber bahan makanan bagi harimau Sumatera terus berkurang akibat perburuan tersebut. Demikian pula populasi rusa dan hewan lainnya di hutan juga terus berkurang.

Akibatnya, persedian makanan bagi hariamau Sumatera dari tahun ke tahun terbatas, sehingga raja hutan ini sering kali muncul di sekitar perkampungan warga untuk mendapatkan makanan.

Baca Juga : Aktris Hollywood Alicia Silverstone Ternyata Suka Makan Tempe

Bahkan, hewan yang dilindungi ini tidak jarang menerkam warga, seperti yang terjadi di Kabupaten Lahat, Provinsi Sumsel, beberapa waktu lalu. “Faktor inilah yang membuat harimau Sumatera sering kali muncul wilayah desa dan menyerang masyarakat,” ujarnya.

BKSDA Bengkulu mengimbau para petani di daerah ini agar tidak berburu babi hutan di kawasan hutan, sehingga populasi babi hutan yang menjadi santapan harimau Sumatera tidak berkurang.