Derrick Rose Seorang Poin Guard Legendaris (PART VIII)

Derrick Rose Seorang Poin Guard Legendaris (PART VIII) – Setelah absen 2 bulan, Rose pun akhirnya kembali bermain pada tanggal 18 Januari 2018. Saat itu, Rose yang hanya bermain selama 13 menit berhasil menunjukkan performa yang baik lewat sumbangan 9 poin dan 3 rebounds, ia dan timnya juga saat itu berhasil mengalahkan Orlando Magic dengan skor 104-103.

Pada tanggal 8 Februari 2018, Rose pun ditrade oleh Cleveland Cavaliers ke tim asal Utah, yaitu Utah Jazz.

Baca Juga : Derrick Rose Seorang Poin Guard Legendaris (PART VII)

Baru saja sampai di Utah, 2 hari kemudian, mereka langsung melepas Derrick Rose, sehingga saat itu Derrick Rose pun menjadi tidak memiliki tim sama sekali.

Pada tanggal 8 Maret 2018, Rose pun kemudian menandatangani kontrak baru dengan Minesotta Timberwolves.

Di Timberwolves, Rose kembali bertemu dengan rekan-rekan lamanya di Chicago Bulls, seperti kepala pelatih Tom Thibodeau, Jimmy Butler, dan Taj Gibson.

Bersama Timberwolves, Rose berhasil melakukan tugasnya sebagai point guard cadangan dengan sangat baik.

Rose dan timnya juga saat itu berhasil measuk ke babak Playoffs 2018, tapi mereka harus tersingkir di babak awal karena kalah dari tim kuat, yaitu Houston Rockets.

Di bulan Juli 2018, Rose pun memperpanjang kontraknya dengan Timberwolves. Rose tampil dengan bagus di musim tersebut, ia terlihat sudah mulai kembali ke performa terbaiknya.

Baca Juga : Mariah Carey Akan Gelar Konser dengan Latar Belakang Candi Borobudur

Pada tanggal 31 Oktober 2018, Rose pun membuat seluruh dunia terkejut sekaligus bahagia, kenapa? Itu karena pada pertandingan tersebut, Rose berhasil mencetak career high nya di NBA, yaitu 50 points saat ia dan timnya berhadapan dengan Utah Jazz.