Derrick Rose Seorang Poin Guard Legendaris (PART IV)

Derrick Rose Seorang Poin Guard Legendaris (PART IV) – Pada musim keduanya ini, Rose berhasil mencatatkan rata-rata 20.8PPG; 3.9RPG; dan 6APG. Berkat performanya yang bagus tersebut, Rose pun untuk pertama kalinya terpilih untuk masuk ke NBA All Star 2010.

Di musim ketiganya, Rose semakin menjadi-jadi. Musim ketiganya ini bisa dibilang sebagai musim terbaiknya di NBA.

Pada musim ketiganya ini, Rose berhasil mengukir berbagai prestasi, mulai dari membawa Bulls meraih rekor menang kalah terbaik di NBA, mencetak triple double, All Star, hingga MVP.

Baca Juga : Derrick Rose Seorang Poin Guard Legendaris (PART III)

Rose saat itu terpilih menjadi MVP NBA usai tampil sangat baik dengan catatan rata-rata 25PPG; 4.1RPG; dan 7.7APG.

Setelah selesai mendapatkan gelar MVP, Rose pun kemudian tetap lanjut bermain di Chicago. Pada musim keempatnya ini, Rose tetap tampil impresif, tapi ia tidak bermain terlalu banyak pertandingan di musim tersebut karena cedera.

Meskipun Rose absen pada 27 pertandingan pada musim 2011/12, tetapi rupanya tim Chicago Bulls yang ia bela lagi-lagi berhasil meraih rekor menang kalah terbaik di regular season, dan dengan hasil ini, mereka pun saat itu akan berhadapan dengan tim yang memiliki rekor terburuk di babak playoffs, yaitu Philadelphia 76ers.

Baca Juga : Celine Dion-Rene Angelil, Kisah Cinta Dongeng di Dunia Nyata (Part IV)

Rose terlihat menjanjikan di playoffs ke 4 nya ini. Pada pertandingan pertama melawan Sixers ini, Rose langsung tancap gas dengan mencetak 23 poin, 9 rebounds, dan 9 asis, timnya juga saat itu berhasil mengalahkan Sixers dengan skor 103-91.