5 hal yang perlu diketahui dari karier R7 – Lepas Dota2 dan sempat pesimistis saat dipercaya RRQ Hoshi (PART III)

5 hal yang perlu diketahui dari karier R7 – Lepas Dota2 dan sempat pesimistis saat dipercaya RRQ Hoshi (PART III) – Sempat pesimistis saat dipercaya gabung RRQ Hoshi

Meski telah berusaha untuk bisa menjadi bagiaan dari RRQ Hoshi, R7 ternyata sempat tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup ketika pertama kali bergabung.

Terlebih pada saat itu, MPL Season 4 sudah akan bergulir hanya dalam waktu sebulan ke depan.

“Saya juga tidak yakin, soalnya cuma sebulan sebelum MPL Season 4 dimulai. Jadi saat itu saya memforsir diri untuk bermain 20 game setiap hari, ” ucap R7.

Selain waktunya sudah terlalu mepet untuk beradaptasi dengan rekan satu tim, saat itu R7 juga mengaku bahwa dirinya masih belum memiliki hero pool yang luas.

“Di MPL Season 4, saya kan selalu spam Leomord karena memang cuma benar-benar menguasai Leomord waktu itu,” tuturnya.

Beruntung bagi RRQ Hoshi dan R7, ia bisa dengan cepat menguasai banyak hero.

Baca Juga : 5 hal yang perlu diketahui dari karier R7 – Lepas Dota2 dan sempat pesimistis saat dipercaya RRQ Hoshi (PART I)

Meski di dalam timnya ada banyak pemain berkualitas lainnya untuk mengajari dirinya menjadi offlaner, ia justru menyebut nama Eko “Oura” Julianto sebagai “gurunya”.

R7 mengaku bahwa dirinya banyak terbantu oleh Oura untuk menyesuaikan diri di posisi offlaner dan telah mencuri banyak ilmu dari MVP Mobile Legends World Championship 2019 (M1) itu di posisi tersebut.

Mengenal perbedaan gameplay antara Dota2 dan Mobile Legends

Bermodalkan pengalaman sebagai player Dota2, R7 tentu memiliki dasar-dasar bermain MOBA yang kuat hingga dapat membedakan apa yang harus ia lakukan ketika bermain Mobile Legends.

Dengan map Land of Dawn yang tak sebesar Dota2, ia menganalisis hal-hal yang harus bisa ia kuasai untuk menjadi pemain Mobile Legends yang bagus.

“Di Mobile Legends, tim yang bermain bar-bar bakal berpeluang menang dari pada tim dengan permainan rapi.

Kalau di Dota2, tim bar-bar bisa aja kalah dengan mereka yang rapi dan disiplin,” kata R7.

Baca Juga : 5 hal yang perlu diketahui dari karier R7 – Lepas Dota2 dan sempat pesimistis saat dipercaya RRQ Hoshi (PART II)

“Jika nanti Moonton memutuskan untuk memperluas map, mungkin permainannya (gameplay) juga akan berubah.”

Tak mengherankan jika kita sekarang melihat gaya bermain R7 dan RRQ yang begitu agresif di Land of Dawn.

Hal tersebut memang sangat dibutuhkan, tetapi tentu saja dengan segala perhitungan dan rotasi yang benar.